Skip to content
Home » Jurusan Hukum Kerja Apa? Ini Daftarnya

Jurusan Hukum Kerja Apa? Ini Daftarnya

  • by

Jurusan Hukum Kerja Apa? Ini Daftarnya – Seseorang yang belajar di jurusan hukum kerja apa? Meski menjadi salah satu jurusan kuliah yang paling banyak diminati, pertanyaan tentang prospek kerja di jurusan hukum masih konsisten menghantui para pelajar dan calon pelajarnya.

Hampir di bermacam universitas yang tersedia di Indonesia, jurusan hukum merupakan salah satu jurusan yang tentu ada. Ini pertanda bahwa peminat di jurusan selanjutnya sesungguhnya banyak dan tinggi.

Kalian harus sadar bahwa cakupan belajar yang dipelajari di jurusan hukum cukup luas dan komperhensif. Adapun nantinya kalian akan mempelajari bermacam macam teori hukum, beserta undang-undang yang berlaku di suatu negara.

Mahasiswa di jurusan hukum akan mempelajari konstitusi, hukum pidana, hukum perdata, hukum tata negara, hukum dagang, dan sebagainya. Tentunya dengan mempelajari undang-udang, mahasiswa jurusan hukum harus punyai daya ingat dan hafal yang kuat.

Selain itu, mahasiswa jurusan hukum juga harus punyai kapabilitas berpikir kritis, logis, kapabilitas kesimpulan yang kuat, dan keahlian komunikasi yang cakap. Sebab, nantinya mahasiswa juga akan banyak belajar menganalisa kasus-kasus hukum yang berlangsung di sekitar.

Hukum sendiri menjadi suatu peraturan yang berlaku dalam kehidupan manusia di bermacam wilayah. Oleh karena itu, sektor ini tentu memerlukan orang-orang untuk mengisi lahan tersebut. Lalu, lebih kurang pekerjaan apa saja yang sanggup diisi oleh lulusan jurusan hukum? Simak konsisten artikel  sushimotofernley ini.

Prospek Pekerjaan Jurusan Hukum


Bagi mereka yang mempelajari bidang hukum, selanjutnya ini sederet prospek kerja yang bisa saja dimasuki oleh mereka.

1. Pengacara
Bidang pekerjaan yang sanggup digeluti oleh lulusan jurusan hukum ialah pengacara. Adapun pengacara berperan dalam membela kliennya di meja persidangan. Seorang pengacara dikehendaki sanggup menyelesaikan persoalan yang menimpa kliennya dengan langkah yang paling efektif.

Dalam perihal ini, klien pengacara sanggup perorangan, badan hukum atau lembaga lainnya. Kepentingan klien merupakan perihal utama yang harus diutamakan oleh pengacara.

2. Hakim
Pekerjaan ke dua ialah hakim. Adapun tugas seorang hakim ialah memimpin, mengawasi, dan mengambil keputusan suatu perkara dalam ranah persidangan. Tentunya seorang hakim dalam pilih suatu perkara harus melandasinya dengan hukum yang berlaku.

3. Jaksa
Pekerjaan setelah itu adalah jaksa. Pekerjaan seorang jaksa ialah bertanggung jawab dalam melayangkan dakwaan kepada seseorang yang dikira telah melakukan tindak pelanggaran hukum.

Dalam makna lain, jaksa ialah perwakilan hukum pemerintah yang bertugas mempunyai pelaku kejahatan ke pengadilan, dan juga menghadirkan bukti-bukti atas tindak kejahatan yang dilaksanakan seseorang kepada pemerintah atau negara.

Baca juga: Daftar 7 Universitas Terbaik di Jawa Timur untuk Calon Mahasiswa Baru

4. Konsultan hukum
Seperti namanya, konsultan hukum bertugas dalam beri tambahan nasihat, panduan atau pandangannya kepada klien. Adapun konsultan hukum akan melakukan pemeriksaan dokumen guna mencukupi keperluan hukum seperti sidang.

5. Notaris
Lalu tersedia Notaris, yakni seseorang yang punyai tugas dalam sebabkan sejumlah akta autentik, seperti akta rumah, akta tanah, akta kepemilikan perusahaan, dan akta-akta lainnya. Umumnya notaris ini tidak terikat terhadap suatu lembaga.

Perlu diketahui bahwa jika dambakan menjadi notaris, Anda harus lulus program magister kenotariatan (S2), dan juga lulus program ilmu hukum (S1). Jika telah lulus dua program tersebut, barulah Anda sanggup terhubung praktik notaris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *