prospek kerja

Jurusan Ilmu Pemerintahan

Deskripsi Jurusan

Ilmu Pemerintahan merupakan bidang yang mengkaji berbagai permasalahan organisasi, administrasi, manajemen, dan kepemimpinan dalam penyelenggaraan organisasi maupun badan publik yang bertugas melaksanakan kekuasaan negara sebagaimana tertuang dalam peraturan perundang-undangan. Selama kuliah kamu juga akan dibekali sama keterampilan komunikasi dan negosiasi. Jurusan ini sangat cocok untuk yang tertarik untuk terjun ke dunia politik dan pemerintahan.

Pengetahuan dan Keahlian

  • Kemampuan komunikasi
  • Kemampuan negosiasi
  • Kemampuan melakukan analisis
  • Kemampuan berpikir logis
  • Kemampuan berpikir kritis
  • Kemampuan problem solving

Baca juga Pendidikan Jurusan Dokter

Kenapa Harus Memilih Jurusan Ilmu Pemerintahan?

Sangat banyak keuntungan yang diperoleh dari seorang lulusan Ilmu Pemerintahan.

  1. Lulusan Ilmu Pemerintahan umumnya memiliki wawasan yang luas, peka dengan isu-isu pemerintahan maupun politik. Cocok sama kamu yang ingin terjun ke dunia media dan menjadi jurnalis.
  2. Orang-orang yang memahami ilmu pemerintahan sangat dibutuhkan untuk mewarnai dinamika pemerintahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
  3. Lulusan ilmu pemerintahan juga bisa terjun ke dunia politik, misalnya dengan menjadi anggota partai politik atau menjadi anggota legislatif.
  4. Ketika kuliah kamu sudah dibiasakan untuk dilatih menganalisis suatu kebijakan, nah bekal ini sangat bermanfaat untukmu ketika menjadi seorang konsultan pemerintahan. Kamu dapat membantu pemerintah dalam menyusun maupun mengevaluasi suatu kebijakan publik.
  5. Kamu juga bisa lho jadi aktivis organisasi masyarakat karena semasa kuliah sudah dibekali kemampuan dan pengetahuan terkait cara menjadikan masyarakat yang ideal dengan kebijakan yang efektif.

Prospek Kerja

Ilmu Pemerintahan tidak cuma bisa kerja di instansi pemerintahan aja. Mulai dari dunia politik, industri media, sektor pendidikan, juga lainnya membutuhkan lulusan Ilmu Pemerintahan. Bahkan kamu juga bisa masuk ke perusahaan-perusahaan membutuhkan berbagai disiplin itu, atau mengikuti program management trainee. Gaji yang ditawarkan pun sangat kompetitif, dengan mempertimbangkan aspek kemampuan, pengalaman, area bekerja, juga jabatan. Nah, kalau masih bingung, berikut ini ada beberapa pilihan karier yang bisa kamu geluti:

Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Politisi

Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNS Daerah)

Pegawai Bank (Account Officer)

Diplomat

Public Relations (Humas)

Jurnalis (Reporter)

Dosen

Chocolatier

System Analyst

Arsiparis

Dunia Perkuliahan

Umumnya, kamu akan ditempa selama 4 tahun atau 8 semester apabila melanjutkan studi di jurusan Ilmu Pemerintahan. Kalian akan belajar bagaimana pemerintah memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat akan jasa dan pelayanan publik di suatu negara. Selain itu, dibahas pula bagaimana lembaga publik melaksanakan tugas dan fungsinya guna mencapai tujuan penyelenggaraan negara. Objek dan subjek kajian di Ilmu Pemerintahan ini meliputi lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, serta lembaga-lembaga lain yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Beberapa mata kuliah yang bisa kamu temui misalnya Pelayanan Sektor Publik, Politik Keuangan Daerah, Analisis dan Teknik Negosiasi, Tata Kelola Pemerintahan, Komunikasi Pemerintahan, Perilaku Pemerintahan, Teknik Analisis Kebijakan, Masyarakat Sipil dan Demokrasi, Pemerintahan Daerah, Polling dan Opini Publik, Studi Legislasi, Manajemen Program Pembangunan, Kebijakan Publik, Pemilu dan Partai Politik, Politik Desentralisasi, Manajemen Konflik, dan lain sebagainya. Nah, kalau sudah lulus, kalian akan mendapat gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan. Selain itu, untuk melanjutkan ke jenjang pascasarjana ada beberapa peminatan yang ditawarkan di berbagai kampus bergengsi. 

Jurusan Pendidikan Dokter

Apa itu teknik sipil?

Deskripsi Jurusan

 

Ini nih, salah satu Jurusan favorit banyak calon mahasiswa. Meski dikenal dengan perkuliahan yang padat dan ditempuh dengan waktu yang cukup lama, Jurusan Pendidikan Dokter nggak pernah sepi peminat. Saat berkuliah di Pendidikan Dokter kamu akan mempelajari cara mendiagnosis penyakit yang dialami pasien kemudian mengobati dan mencegah timbulnya kembali penyakit itu. Selama kuliah kamu banyak belajar anatomi tubuh manusia, biologi sel dan molekuler, genetika, biokimia, juga farmakologi. Kamu juga dibekali dengan latihan keterampilan dalam skill lab. Nah setelah fase perkuliahan pre-klinik, kamu bakalan dapat pelatihan dasar di berbagai stase di Rumah Sakit. Setelah itu, baru deh diputuskan mau langsung ambil program spesialisasi atau bekerja pada institusi kesehatan.

Baca juga Apa itu teknik sipil?

Pengetahuan dan Keahlian

  • Kemampuan melakukan observasi
  • Kemampuan melakukan analisis
  • Kemampuan berpikir kritis dan terstruktur
  • Kemampuan problem solving
  • Keterampilan komunikasi
  • Detil, Teliti, Tekun

 

Kenapa Harus Memilih Jurusan Pendidikan Dokter?

 

Sangat banyak keuntungan yang diperoleh dari seorang lulusan Pendidikan Dokter.

  1. Soal prospek kerja jangan ditanya lagi, lulusan Pendidikan Dokter biasanya tidak sulit dapat pekerjaan. Jika sudah sah menyandang gelar Dokter, kamu bisa praktik di Rumah Sakit, puskesmas, klinik kesehatan, atau membuka praktik pribadi.
  2. Di Rumah Sakit, selain praktik kamu juga bisa terlibat dalam proses pengelolaan pelayanan medis maupun non-medis.
  3. Jika ingin bekerja struktural, ada banyak instansi pemerintah yang memerlukan seorang Dokter, seperti BPOM, Basarnas, juga BNN. Kamu juga bisa lho jadi tenaga medis di TNI dan Polri.
  4. Kalau kamu menaruh minat pada dunia akademis maupun penelitian, bisa jadi seorang Dosen sekaligus Peneliti yang fokus meneliti pengobatan suatu penyakit.
  5. Setelah menjadi dokter umum nanti kamu bisa melanjutkan studi ke jenjang selanjutnya dengan mengambil program spesialis maupun program magister biomedik.

 

Prospek Kerja

 

Sewaktu kecil, tentu banyak banget yang memiliki cita-cita menjadi dokter. Tapi, tahukah, jika ternyata seorang lulusan Kedokteran nggak melulu berkutat di dunia klinis lho. Ada banyak peluang kerja lain yang nggak kalah oke lho untuk seorang Dokter. Selain membuka praktik, Dokter juga bisa bekerja struktural. Misalnya di Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Badan Narkotika Nasional, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, Badan SAR Nasional, dan sebagainya. Ada juga beberapa Dokter yang memutuskan melakukan penelitian terhadap pengobatan suatu penyakit demi kemajuan bidang Ilmu Kedokteran. Berikut ini beberapa pilihan karier yang bisa kamu geluti:

 

Teknisi Medis Gawat Darurat (Paramedis)

Bagian Pengendalian Mutu Produk dan Kesehatan

Ahli Diet (Dietitian)

Dokter

Ahli Gizi (Nutritionist)

Teknisi Radiologi Medis

Penyuluh Kesehatan Masyarakat

Teknisi Laboratorium Klinis

Teknisi Alat Kesehatan

Bagian Administrasi Rumah Sakit

Staf Ahli Informasi Medis (Rekam Medis)

Terapis Wicara

Terapis Okupasi

Ahli Akupuntur

Terapis Fisik (Fisioterapis)

Psikolog Klinis

Research And Development (RnD)

Psikiater

 

Dunia Perkuliahan

 

Kuliah di jurusan Pendidikan Dokter terbagi jadi dua fase, praklinik dan klinik. Akan tetapi, pada dasarnya akan mempelajari bagaimana caranya mendiagnosis penyakit yang dialami seorang pasien kemudian mengobati dan mencegah timbulnya kembali penyakit. Di semester awal kamu bakal dapat materi dasar Anatomi yang membahas bagian-bagian tubuh, juga Fisiologi yang menjelaskan fungsi dan mekanisme dasar organ tubuh. Tidak lupa, ada materi tentang Biologi Sel dan Molekuler, Genetika, Biokimia, Farmakologi, dan lainnya.

Saat ini, rata-rata kampus Kedokteran menggunakan sistem blok, kamu akan belajar gimana cara menangani suatu kasus (problem based learning). Kira-kira ada sekitar 21 blok yang akan kamu pelajari, setiap blok biasanya ditempuh 6-7 minggu, termasuk dengan praktikum dan ujiannya. Selain itu, kamu juga akan belajar cara melayani pasien, melakukan pemeriksaan, memberikan pengobatan, juga menjelaskan suatu keadaan kepada pasien dan keluarganya dalam skill lab. Jadi, bisa menyelesaikan semua teori di fase praklinik paling cepat 3,5 tahun.

Nah, setelah meraih gelar Sarjana Kedokteran, kamu akan memasuki fase klinik dan disebut sebagai Dokter Muda atau dikenal dengan koas (dari kata Cooperative Assistant). Kamu akan belajar dari satu stase ke stase lainnya di Rumah Sakit. Misalnya di stase mayor ada penyakit dalam, obgyn, bedah, dan anak. Kalau di stase minor antara lain mata, anestesi, rehabilitasi medik, syaraf, forensik, THT, dan lainnya. Ada juga stase Ilmu Kesehatan Masyarakat di Puskesmas. Fase klinik ini akan kamu tempuh selama 1,5 sampai 2 tahun. Selanjutnya, untuk menyandang gelar Dokter, harus menempuh Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI).

Kalau udah sah jadi Dokter, kamu harus mengikuti program internship selama 1 tahun agar bisa memperoleh Surat Ijin Praktik (SIP) dan Surat Tanda Register (STR). Setelah resmi mendapatkan surat-surat penting tersebut dapat memutuskan apakah mau ambil spesialisasi atau langsung berkarir sebagai Dokter Umum. Ada banyak kampus keren yang menawarkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), bahkan ada juga lho yang membuka program sub spesialis seperti pendidikan dokter gigi.